HOME » POLHUKAM
POLHUKAM
Kamis, 21 Juli 2016 , 15:34:00 WIB

Kata Ahok, Hasil Audit GTJ dan NOEI Wanprestasi

Laporan: Fahri Haidar





RMOL. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memutuskan kontrak pengelolaan sampah Bantargebang. Ahok menjelaskan hasil audit dari BPK dan Pricewaterhouse Coopers menyatakan PT Godang Tua Jaya (GTJ) dan PT Navigat Organic Energy Indonesia (NOEI) telah melakukan wanprestasi.

"Kita punya dua audit. Makanya bukti itu, itu yang pengacara mengajari kami. Kalau mau menang di pengadilan soal  wanprestasi, maka anda butuh minimal dua hasil audit, satu yang  independen, yang standard internasional. Makanya kita mengundang yang standard internasional untuk melakukan audit," kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (21/7).

Itulah sebabnya, kata Ahok, kenapa pihaknya menunda SP3 begitu lama. Karena kalau cuma satu audit dari BPK, belum terlalu kuat. Karenanya, Pemprov DKI menunggu hasil audit yang kedua.

"Ada hitungannya kok (kerugian dari wanprestasi), ada hitungan dari BPK saat itu, saya lupa," ujarnya.

‎Seperti dikabarkan sebelumnya, kontrak kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan PT Godang Tua Jaya dan Navigat Organic Energy Indonesia (NOEI), selaku pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mulai hari Selasa (19/7) resmi diberhentikan.[dem]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :