HOME » POLHUKAM
POLHUKAM
Senin, 25 Juli 2016 , 17:07:00 WIB

BUMD Kelola TPST Bantargebang Tunggu Evaluasi Kerja Dinas Kebersihan

Laporan: Widodo Bogiarto





RMOL. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, enggan mengamini usul DPRD DKI terkait Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Politisi Kebon Sirih mengusulkan TPST dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, bukan oleh Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

"Kita lihat dulu lah proses transisinya. Biar dalam proses transisi ini, Dinas Kebersihan yang ada di depan ya. Tentang perkembangannya ke depan kita lihat nanti," kata Djarot, Senin (25/7).

Menurut Djarot, Dinas Kebersihan telah berupaya melakukan persiapan penuh dalam mengambil alih pengelolaan TPST Bantargebang. Bahkan, pegawai yang bekerja di TPST tersebut tetap akan dipekerjakan. Begitu dengan para pemulung tetap dapat bekerja memilah-milah sampah di sana.

"Dinas Kebersihan berupaya keras dengan memanfaatkan seluruh pegawai kita disana. Dijadikan PHL. Kita ingin all out gitu lho. Supaya ada perubahan signifikan bahwa dikelola oleh pemerintah itu jauh lebih baik pengelolaannya dibandingkan oleh pihak ketiga. Itu saja sebetul pesan kuncinya,” ujar mantan anggota DPRD Jawa Timur itu.

Mengenai penentuan sistem pengelolaan, teknologi yang digunakan dan peningkatan kualitas pengolahan sampah di TPST Bantargebang, Djarot mengatakan dapat ditentukan setelah masa transisi usai. Diharapkan masa transisi dapat rampung dalam waktu enam bulan kedepan.

"Ini kan masih masa transisi pengambilalihan. Apakah itu nanti proses pengambilalihan oleh BUMD atau cukup dengan Dinas Kebersihan itu, kita lewati dulu masa transisi," tutur Djarot,





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :