HOME ยป JAKARTA PUSAT
JAKARTA PUSAT
Jum'at, 26 Agustus 2016 , 11:21:00 WIB

Pedagang Hewan Kurban Ngotot Berjualan di Trotoar

Laporan: Lopi Kasim





RMOL. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat telah menyediakan lokasi berdagang hewan kurban dengan luas 2.500 meter persegi. Namun, lokasi di Jalan KH Mas Mansyur Nomor 7 tersebut ditolak pedagang dan tetap meminta berjualan di atas trotoar sepanjang Jalan KH Mas Mansyur.

Wakil Walikota Jakarta Pusat, Bayu Megantara mengatakan, pihaknya tidak melarang pedagang hewan kurban berjualan di kawasan Tanah Abang. Namun lokasi seperti di atas trotoar, taman, halte sangat tidak diperkenankan sama sekali.

"Kita sudah beberapa kali mengumpulkan pedagang kambing. Kita sudah siapkan lokasi penampungan hewan kurban dengan lahan yang besar mencapai 2.500 meter," kata Bayu, Jumat (26/8).

Untuk diketahui, berdasarkan Instruksi Gubernur (Ingub) 110 tahun 2016 Walikota diminta untuk Mengatur dan Mengendalikan Lokasi serta Kegiatan Penampungan, Penjualan dan Pemotongan Hewan Kurban.

"Itu meliputi melarang kegiatan penampungan dan penjualan hewan kurban pada jalur hijau seperti taman, trotoar, dan fasilitas umum. Kemudian memerintahkan camat dan lurah untuk memfasilitasi penetapan lokasi penampungan dan penjualan hewan kurban di jalur hijau," kata Bayu.

Sementara, Camat Tanah Abang, Hidayatullah mengatakan, di lokasi yang disiapkan nantinya akan diberi fasilitas seperti penerangan, air, dan area parkir yang besar.

"Intinya, mereka tidak mau mencoba lokasi yang telah disiapkan pemerintah. Kita sediakan tiga tempat, Awaludin, PT Jarum dan Lahan Kosong di depan city walk. Lokasi itu mampu menampung 48 pedagang," ujar Hidayatullah.[dem]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :