Senin, 27 Maret 2017 , 17:21:00 WIB

Jokowi Minta Persoalan Politik Dipisahkan Dari Agama, Ahmad Dhani: Situ Ok

Laporan: Saeful Anwar





RMOL. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta persoalan politik dipisahkan dari agama. Pernyataan Jokowi itu kemudian mendapat tanggapan dari musisi kondang Ahmad Dhani.

Melalui akun twitter miliknya, Dhani mengaitkan pernyataan Jokowi dengan kasus penistaan agama Islam yang diduga dilakukan gubernur non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Agama di pisahkan dari Negara? Artinya kita hukum Ahok pake cara Agama??? Lebih Ringkes. #ADP," tulis bekas suami Maia Estianty itu.

"Maksud JKW baik, Hukum Penista Agama mau di serahkan ke MUI. Negara lepas tangan? #ADP," lanjutnya.

Pada cuit sebelumnya, Dhani mempertanyakan bagaimana menerapkan sila pertama Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945, Pasal 29 ayat 1 jika dikaitkan dengan pernyataan Jokowi tersebut.

"Agama di pisahkah dari Negara... Sila Pertama Pancasila di buang? pasal 29 di buang?, Situ ok?? #ADP," tulis Dhani.

Komentar Dhani mendapat tanggapan dari netizen. Salah satunya pemilik akun @budi_purwanto65, yang mengingatkan Dhani akan peristiwa 8 September 2013.

Dimana saat itu, anak Dhani, AQJ yang mengendarai mobil sedan bernomor polisi B 80 SAL terlibat kecelakaan maut dengan menewaskan sejumlah penumpang dan terluka di Tol Jagorawi.

" anaknya dulu di hukum pake cara agama setuju gak?" tulis akun @budi_purwanto65.

" brani hukum anak Dhani pake hukum agama gak... Nyawa 7 orang hilang tuh," sahut @Rendy08736926.

Diketahui, Presiden Jokowi dalam pidatonya saat meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (24/3), meminta persoalan politik dipisahkan dari agama, demi menghindari konflik antarumat.

"Memang gesekan kecil-kecil kita ini karena pilkada, karena pilgub, pilihan bupati, pilihan walikota, inilah yang harus kita hindarkan. Dipisah betul, sehingga rakyat tahu mana yang agama, mana yang politik," kata Jokowi. [ipk]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :