HOME ยป HUKUM
HUKUM
Selasa, 12 September 2017 , 19:58:00 WIB

Pasukan TNI Tangkap Pengedar Sabu Jaringan Internasional di Perbatasan RI-Malaysia







RMOL. Pasukan TNI yang bertugas di perbatasan Indonesia-Malaysia patut diacungi jempol. Tak hanya menjaga wilayah perbatasan, mereka juga aktif menangkap para pengedar narkoba jaringan internasional.

Para pengedar yang ditangkap membawa narkotika golongan 1 jenis Shabu Kristal yang diselundupkan melalui jalur darat Entikong, Kalimantan Barat.

"Pelaku ditangkap tepatnya di Jalan lintas Batang Tarang Nomor 6 Pasar Makkawing, Batang Tarang, Sanggau, tanggal 27 Agustus 2017," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto saat jumpa pers dengan awak media di Lobby Gedung BNN, Jalan MT. Haryono , Cawang, Jakarta Timur, Selasa (12/9).

Didampingi Kepala Badan Narkotika Negara (BNN), Dirjen Bea dan Cukai serta Deputi Pemberantasan Narkoba BNN, Wuryanto mengatakan personel TNI yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tidak dilengkapi dengan anjing pelacak, akan tetapi TNI bekerjasama dengan BNN, Bea Cukai dan Kepolisian daerah serta masyarakat setempat untuk melaksanakan upaya-upaya pencegahan masuknya narkoba ke wilayah Indonesia.

"Dengan perpaduan kemampuan dari masing-masing instansi gabungan yang ada termasuk peran masyarakat yang begitu besar, akhirnya kita dapat mengungkap kasus narkoba yang cukup besar," ujar Wuryanto.

Dia menjelaskan barang bukti yang berhasil diamankan oleh aparat gabungan yaitu narkotika golongan 1 (satu) jenis Shabu Kristal seberat kurang lebih 10,39 kg, uang tunai Rp 1,65 miliar, 12 buku tabungan, 3 unit sepeda motor, sertifikat rumah, perhiasan, 11 unit ponsel, dan kartu identitas para pelaku.

Dengan terungkapnya kasus narkoba berskala internasional ini dia berharap akan menjadi peringatan atau warning bagi bandar narkoba untuk tidak memasukan barang-barang haramnya ke Indonesia.

"Berdasarkan informasi yang sudah dirilis tahun 2016, sekitar 250 ton barang haram yang diperkirakan masuk ke Indonesia. Ini pasti menjadi skenario besar untuk menghancurkan Bangsa Indonesia yang luar biasa," kata Wuryanto.

"TNI akan tetap mendukung kebijakan pemerintah untuk memerangi narkoba, karena TNI bagian dari komponen bangsa Indonesia harus ikut dalam memerangi narkoba, seperti yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bahwa saat ini Indonesia darurat narkoba," tukas Wuryanto.[ade]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :