HOME ยป POLITIK
POLITIK
Rabu, 13 September 2017 , 11:42:00 WIB

Ketua Fraksi Golkar Ikut Desak Izin RS Mitra Keluarga Dicabut

Laporan: Widodo Bogiarto





RMOL. Desakan agar Pemprov DKI Jakarta mencabut izin RS Mitra Keluarga Kalideres terus menguat. Kali ini desakan disuarakan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali.

Ashraf menilai RS Mitra Keluarga Kalideres telah melanggar UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 32 ayat 1. Di dalam aturan itu menyatakan, setiap pasien yang berada dalam kondisi darurat harus ditangani terlebih dahulu untuk mencegah kondisi yang makin kritis.

"Harus ada sanksi tegas. Karena dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta, wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu. Itu bunyi pasalnya," kata Ashraf, Rabu (13/9).

Menurut anggota Komisi E DPRD DKI ini, apa yang telah terjadi terhadap bayi Tiara Debora di RS Mitra Keluarga sangat memilukan dan seakan hilang sisi kemanusiaan dari muka bumi Indonesia.

Selain itu kata Ashraf, RS Mitra Keluarga Kalideres terbukti tidak mau ikut menyukseskan program pemerintah melaksanakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan belum melakukan kerjasama dengan BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial).

Sebelumnya ramai diberitakan, Tiara Debora meninggal dunia lantaran terkendala biaya perawatan, sehingga pihak RS Mitra Keluarga Kalideres tidak memberikan perawatan intensif.

Orang tua Tiara harus membayar uang muka perawatan di ruang unit perawatan intensif untuk anak-anak atau Paediatric Intensive Care Unit (PICU) sebesar Rp 19.800.000, namun orangtua Tiara hanya memiliki uang Rp 5 juta.

Ibu Tiara Henny mengatakan, sudah berjanji akan melunasi saat siang harinya, tetapi pihak rumah sakit bergeming, sehingga Debora yang tidak segera ditangani akhirnya meninggal di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Mitra Keluarga, pada Minggu (3/9).

Namun pernyataan orang tua Tiarq dibantah oleh pihak rumah sakit. Manajemen RS Mitra Keluarga mengaku sudah melakukan tindakan awal sesuai prosedur yang berlaku. Bahkan pihak rumah sakit yang menganjurkan orang tua Tiara, Rudi dan Henny agar anaknya dirawat di ICU.[dem]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :