HOME ยป POLITIK
POLITIK
Rabu, 13 September 2017 , 17:03:00 WIB

Kebijakan Wajib Punya Garasi, ITW: Pemprov DKI Akan Berhadapan dengan ATPM

Laporan: Andhika Tirta Saputra





RMOL. Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, mengatakan kebijakan mewajibkan pembeli kendaraan memiliki garasi akan mendapat penolakan dari berbagai pihak terutama perusahaan otomotif.

"Perda ini akan berbenturan keras dan akan banyak pertentangan dari masyarakat, terlebih ATPM (agen tunggal pemegang merk)," kata Edison, Rabu (13/9).

Perusahaan otomotif tentu berkepentingan karena kebijakan Pemprov DKI tersebut akan berdampak pada penjualan mobil. Semestinya, kata Edison kebijakan ini disosialisasikan ke instansi terkait dan masyarakat sebelum diterapkan.

"Seharusnya dari awal (sejak Perda dikeluarkan) disosialisasikan untuk mengontrol populasi kendaraan," ujar Edison.

Dalam Perda tersebut, salah satu yang menjadi perhatian publik adalah kewajiban memiliki garasi bagi pemilik kendaraan, serta larangan parkir di bahu jalan. Namun, Edison menilai perlu ada penegasan dari Pemprov tentang kategori jalan yang dilarang parkir.

Jika Pemprov DKI tetap ngotot menerapkan Perda tersebut, petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebagai eksekutor diimbau tidak serampangan dalam melakukan penindakan hukum dengan menderek mobil yang berada disembarang tempat.

"Sekarang ini kompleks adalah kawasan terbatas dan itu berlaku di kalangan umum. Ada hak privat. Apalagi pengelolaan kompleks belum diserahkan kepada Pemda DKI. Sehingga, ini jangan jadi modus (cara) bagi aparat untuk bertindak sewenang-wenang, ada hal lain yang harus diperhatikan. Boleh derek dan tilang kalau memang ditempat umum," pungkasnya.[mla]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :