HOME ยป HUKUM
HUKUM
Minggu, 08 Oktober 2017 , 17:06:00 WIB

Satpol PP Klaim Tak Kebobolan Izin Usaha Spa Gay

Laporan: Lopi Kasim





RMOL. Kepala Seksi Operasional Satpol PP DKI Jakarta, Harry Apriyanto membantah jika pihaknya kebobolan terkait penyalahgunaan izin usaha T1 Spa yang diduga digunakan sebagai lokasi pesta seks sesama jenis atau gay.

Pengawasan terkait tempat usaha di Jakarta, kata dia, dilakukan secara berkala. Namun, terbatasnya jumlah personel ditambah cukup banyaknya tempat usaha, pengecekan tak bisa terus menerus dilakukan di tempat usaha yang sama.

"Sudah kami lakukan pengecekan. Dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta selaku pembina usaha pariwisata di Pemda DKI sudah lakukan pengawasan. Pengawasannya dan pengecekannya berkala, karena usaha terkait kepariwisataan kan (di DKI Jakarta) banyak dan tim kami terbatas," kilahnya, di Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (8/10).

Menurut Harry, terakhir kali dilakukan pengecekan izin usaha di T1 Spa bulan Maret 2017 lalu. Saat itu, pihaknya tak menemukan adanya pelanggaran izin usaha T1 Spa yang awalnya terdaftar sebagai tempat fitnes. Namun, pihaknya mencatat sejumlah hal yang harua dibenahi T1 Spa.

"Sudah saya cek terakhir kali dilakukan pengawasan pas bulan Maret 2017. Saat itu, kami tak menemukan pelanggaran, jadi kasus ini baru berkembang sekarang. Berdasarkan berita acaranya, ada beberapa yang jadi catatan, seperti papan pemberitahuan tempat usaha, kami tuangkan di berita acara pengawasan. Tapi kami tak bisa bilang kalau sesudah Maret baru ada kegiatan prostitusi. Itu ranah kepolisian," ungkapnya.

Selanjutnya, lLantaran dinilai melanggar Perda DKI Jakarta tentang Kepariwisataan Nomor 6 Tahun 2015, T1 Spa disegel Satpol PP dan ditutup sementara. [mla]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :