HOME ยป RAGAM
RAGAM
Selasa, 24 Oktober 2017 , 17:43:00 WIB

Ok-Otrip, Rute Tak Efektif Direrouting

Laporan: Widodo Bogiarto





RMOL.  Memasuki minggu kedua pemerintahannya, Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno berupaya mempercepat realisasi 23 janji kerja. Salah satunya program transportasi Ok-Otrip.

Untuk mewujudkan program Ok-Otrip tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana melakukan pengaturan ulang terhadaap sejumlah rute angkutan umum yang beroperasi di wilayah ibukota atau melakukan rerouting.

"Rencananya, sejumlah rute atau trayek angkutan umum yang kami rasa tidak efektif, akan kami lakukan rerouting," kata Kepala Dishub DKI Jakarta, Andri Yansyah di Jakarta, Selasa (24/10).

"Sekarang ini memang kami masih mempelajari visi dan misi Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, salah satunya Ok-Otrip itu. Makanya, kami coba sesuaikan langkah-langkahnya," ujar Andri.

Andri menuturkan, apabila rerouting tersebut dapat berjalan sesuai dengan program Ok-Otrip, maka nantinya masyarakat hanya perlu membayar tarif angkutan umum Rp5.000 dalam satu kali perjalanan.

"Selain itu, nantinya seluruh trayek angkutan umum akan terintegrasi dengan Transjakarta. Angkutan umum akan menjadi bus pengumpan atau feeder Transjakarta," tutur Andri.

Lebih lanjut, dia pun menargetkan program Ok-Otrip dapat diterapkan sepenuhnya di ibukota dalam waktu tiga tahun ke depan. Namun dalam waktu dekat, Dishub akan segera melaksanakan rencana rerouting tersebut.

Andri mengungkapkan di wilayah DKI Jakarta, terdapat 42 trayek bus besar. Apabila dilakukan rerouting, maka diperkirakan bisa menjadi 10 trayek. Kemudian, ada 89 trayek bus sedang dan jika dilakukan rerouting bisa menjadi 46 trayek.

"Lalu, ada juga 156 trayek angkutan kecil, dan apabila dilakukan rerouting, maka nantinya akan beroperasi sampai masuk ke jalan-jalan di permukiman," pungkas Andri.[dem]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :