HOME ยป EKONOMI
EKONOMI
Rabu, 08 November 2017 , 22:39:00 WIB

Terindikasi Bocor, DPRD Minta Pengelolaan Parkir Meter oleh Operator Dibatalkan

Laporan: Widodo Bogiarto





RMOL. Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Mohamad Ongen Sangaji mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk membatalkan terminal parkir elektronik (TPE) atau parkir meter oleh pihak kedua.

"Kalau ada kebocoran harus dibatalkan kerjasama parkir meter oleh operator," kata Ongen saat dihubungi, Rabu (8/11).

Sistem parkir meter yang terindikasi merugikan Pemprov DKI Jakarta terdapat di tiga lokasi, yakni di Jalan Boulevard, Jakarta Utara, Jalan Falatehan, Jakarta Selatan dan Jalan Sabang, Jakarta Pusat.

Diketahui, sejak kali pertama diluncurkan era Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pengelolaan parkir meter dipercayakan kepada PT Mata Biru, selaku pihak kedua.

Namun dalam pelaksanaannya, PT Mata Biru mengelola parkir secara konvensional, sehingga pendapatan parkir yang disetorkan ke Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Perparkiran DKI Jakarta rawan dimanipulasi operator.

"Kami akan melakukan kajian dengan mengumpulkan bukti-bukti akurat agar pendapatan pengelolaan parkir bisa maksimal," ujar Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta ini. [zul]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :