HOME » POLHUKAM
POLHUKAM
Minggu, 12 November 2017 , 23:13:00 WIB

Jokowi Diminta Pilih Panglima Yang Jago Jaga Persatuan







RMOL. Goncangan politik di 2018 dan 2019 bakal sangat besar. Untumenghadapi itu, Presiden Joko Widodo diminta segera menyiapkan calon panglima TNI yang "super oke" untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang segera memasuki masa pensiun.

Yang dimaksud super oke adalah yang netral, profesional, dan mampu menjaga persatuan bangsa.

Gatot akan pensiun pada Maret 2018. Sebenarnya, masa ada jeda sekitar empat bulan lagi. Namun, presiden tetap diminta segera menyiapkan calon pengganti Gatot dari sekarang. Tujuannya, agar didapat sosok panglima baru yang benar-benar oke tadi.

Anggota Komisi I DPR Martin Hutabarat sepakat jika figur panglima penganti Gatot harus mampu membawa TNI menjaga persatuan dan kesatuan. Apalagi tahun depan, TNI dihadapkan dengan tahun pemilu.

‎"Karena itu, peranan TNI-Polri ke depan sangat penting dalam menjaga negeri ini tetap aman dan damai meski menghadapi goncangan-goncangan politik yang dahsyat," ujar Martin saat dikontak, Minggu (12/11).

Tidak hanya itu, sambung politisi Senior Partai Gerindra ini, pengganti Gatot juga harus figur yang dapat diterima semua kalangan di TNI, baik dari AD, AU, atau AL.‎ Sebab, sosok panglima haruslah mampu mengintegrasikan semua komponen TNI yang ada.

"Dia adalah figur yang bisa memimpin‎ TNI secara terintegrasi," kata Martin.

Lantas, siapa calon yang dijagokan Gerindra? Terkait hal itu, Martin menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

Menurutnya, penunjukan panglima adalah wewenang Presiden. Partai-partai di DPR hanya bisa memberikan persetujuan lewat proses fit and proper test di Komisi I. Selain itu, Panglima juga haruslah orang yang klop dengan Presiden.

Martin berasumsi bisa saja panglima TNI nantinya bukan dari pimpinan tiga matra TNI, yakni KSAD Jenderal Mulyono, KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto dan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi.

"Semuanya kan tergantung yang dicalonkan Presiden. Yang penting, calon itu memiliki leadership yang bisa menjaga sinergi ketiga komponen TNI tersebut," pungkasnya. [Ujang/nes]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :