HOME ยป SOSIAL
SOSIAL
Senin, 13 November 2017 , 06:23:00 WIB

Pemkot Bekasi Perluas Kepesertaan Kartu Sehat Berbasis NIK







RMOL. Pemerintah Kota Bekasi, tengah menyiapkan anggaran sebesar Rp 180 miliar untuk membiayai Kartu Sehat (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada tahun 2018. Anggaran tersebut bertujuan memperluas kepesertaan bagi warga setempat, memperoleh jaminan kesehatan dari pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi mengatakan,  anggaran sebesar itu naik dua kali lipat dibanding tahun ini yakni sebesar Rp 90 miliar. Dana tersebut diperoleh melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi, senilai Rp 75 miliar dan ditambah dari Anggaran Biaya Tambahan (ABT) sebesar Rp 15 miliar.

Anggaran tahun ini itu, kata dia, hanya mampu mencover sebanyak 300 ribu pemegang kartu sehat.

"Karena itu, ditahun depan kuota kepesertaannya akan ditingkatkan menjadi 600 ribu orang, dihitung berdasarkan jumlah penduduk yang sakit.  Kita menghitung angka jumlah penduduk dengan angka pesakitan, 25 persen," kata Kusnanto, Minggu (12/11).

Dia memastikan, bahwa kartu sehat tidak berbenturan dengan program kesehatan lain seperti Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS). Karena,  setiap pasien yang akan berobat ke rumah sakit, hanya boleh menggunakan satu jaminan kesehatan.

"Gak ada yang namanya double jaminan kesehatan. Kalau double jaminan kesehatan berarti double pembayaran dong. Apabila pasien berobat menggunakan BPJS, maka tidak boleh menggunakan kartu sehat lagi, begitu juga sebaliknya," papar dia.

Sebagai penanggung jawab dibidang pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan optimis sampai akhir tahun ini, anggaran yang dialokasikan untuk kartu sehat mencukupi.

"Kami optimis anggaran ini cukup sampai dengan akhir tahun anggaran," tandas Kusnanto.

Sedangkan Anggota Komisi D DPRD, Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri, mengaku mendukung rencana pemerintah menambah anggaran untuk kesehatan. Karena, program tersebut menurutnya berpihak kepada masyarakat.

"Selama masih pada jalurnya kami dukung, kami juga terus mengawasi," kata dia. [boy/zu/]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :