HOME ยป POLHUKAM
POLHUKAM
Senin, 13 November 2017 , 08:57:00 WIB

IPW: Penyanderaan Warga Bisa Jadi Bagian Dari Strategi Baru OPM







RMOL. Indonesian Police Watch (IPW) melihat aksi penyanderaan di Distrik Tembagapura, Mimika sebagai modus baru dalam konflik Papua yang selama ini dimotori oleh kelompok-kelompok yang menamakan dirinya sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mencermati adanya perubahan strategi OPM. Penelusuran IPW, kini markas Papua Barat Merdeka berada di Fiji, negeri kecil di Samudera Pasifik. Markasnya berada di ibukota Suva dan sangat representatif.

"Rupanya, OPM ini sudah memindahkan markasnya dari Australia ke Fiji dan berganti nama dengan Papua Barat Merdeka. Mereka tidak lagi menyebut dirinya sebagai OPM tapi sebagai Papua Barat Merdeka. Sepertinya pergeseran markas dan perubahan organisasi ini berkaitan dengan pergeseran strategi mereka," paparnya kepada redaksi, Senin (13/11).

Bisa jadi penyanderaan terhadap begitu banyak warga yang mereka lakukan pekan lalu di Mimika bagian dari strategi baru mereka. Pasalnya, jelas Neta, selama ini OPM tidak pernah melakukan penyanderaan warga, apalagi dengan begitu banyak jumlah warga yang disandera.

"Agaknya pemerintah perlu mengantisipasi manuver baru kelompok kriminal bersenjata di Papua ini, apalagi setelah mereka membuka markasnya di Fiji dan melakukan penyanderaan terhadap warga Mimika," ujar Neta.

Ia menyayangkan hingga sekarang belum ada reaksi tegas dari pemerintah terhadap penyanderaan ini. "IPW berharap pemerintah setidaknya bisa menjelaskan nasib warga yang disandera, apakah masih hidup atau ada yang sudah terbunuh," pintanya.[Widya/wid]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :