HOME ยป POLHUKAM
POLHUKAM
Senin, 13 November 2017 , 20:16:00 WIB

Kata Polisi, Penyandera Tinggal Di Kampung Yang Mereka Sandera







RMOL. Mabes Polri mengeluarkan pernyataan terbaru terkait penyanderaan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga dua desa di wilayah Tembagapura, Papua.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, menyebut dua Desa Banti dan Desa Kimberly di Pegunungan Tembagapura, adalah basis dari KKB tersebut.

"Memang mereka (KKB) kampungnya di situ, kampungnya ada di sekitar situ. Makanya diketahui identitas mereka itu ada di sekitar kampung di Banti maupun di Kimberly," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/11).

Persembunyian kelompok ini adalah Kampung Banti, Kampung Kimberley dan Kampung Utikini di pegunungan Tembagapura.

"Kelompok itu memang basisnya di situ. Pernah saya ceritakan bahwa di kampung itu tinggal sekitar 300 orang pendatang, ada orang Jawa, ada orang Makassar, kemudian yang seribu orang itu adalah warga setempat," terangnya.

Sampai saat ini, lanjut Setyo, Polres Mimika telah menetapkan 21 orang masuk dalam daftar pencarian alias DPO terkait penyanderaan sekitar 1300 warga dua desa.

"Mereka juga diketahui sering naik dan turun gunung ke kampung-kampung. Kampung tersebut diketahui susah untuk dijangkau," jelas Setyo.

Kabar terakhir yang redaksi dapatkan, penyanderaan masih terus berlangsung hingga sekarang. Kepolisian belum menemukan cara untuk bernegosiasi atau melepaskan para sandera. Kepolisian pun kesulitan berkomunikasi dengan warga yang ditahan.

Sampai sekarang Polri dibantu TNI masih menggunakan cara-cara persuasif untuk meminimalisir jumlah korban. [Idham/ald]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :