HOME ยป NASIONAL
NASIONAL
Rabu, 15 November 2017 , 20:30:00 WIB

Menpora Tugaskan Ni'am Sholeh Urus Masalah Kepemudaan

Laporan: Andhika Tirta Saputra





RMOL. Mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni'am Sholeh, yang juga dikenal sebagai kyai, saat ini mendapatkan tugas baru yang lebih menantang yaitu mengurusi pemuda.

Ni'am dilantik sebagai pejabat eselon I di Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora) sebagai Deputi Pengembangan Pemuda. Ni'am akan membawahi lima eselon II atau asisten deputi.

Ni'am menyatakan siap menerima tanggungjawab yang diembannya tersebut. Menurutnya, dunia kepemudaan bukan hal baru. Sebelum ini, Ni'am pernah menjabat sebagai Ketua PP IPNU. Ni'am akan fokus pada peningkatan kapasitas dan kompetensi generasi millenial berbasis IT.

"Ada e-commerce yang pegiat dan konsumen terbesarnya adalah pemuda. Ini harus diambil momentumnya. Kemenpora punya program Wirausaha Muda Pemula, saya kira bisa disinkronkan," ujar Niam dalam keterangannya, Rabu (15/11).

Niam juga bertekad akan memperkuat kapasitas kelembagaan Organisasi Kepemudaan dan Pramuka agar lebih berperan aktif selain kaderisasi juga menyehatkan contents sosial media.

Usai mengambil sumpah jabatan, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrowi meminta Ni'am untuk bersungguh-sungguh menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.

Menurut Imam, tantangan pemuda hari ini dan ke depan sangat berat diantaranya mengenai ancaman radikalisme, lemahnya kompetensi, tingginya angka pengangguran,dan narkoba.

Terlebih lagi, lanjut Imam, eranya sekarang adalah era pemuda millenial yang memiliki karakter sangat khas, semua ingin serba cepat, modah bosan, selalu ingin yang baru dan anti mainsream.

Besarnya tanggung jawab Ni'am tersebut dibenarkan Staf Khusus Menpora, Zainul Munasichin. Dikatakan Zainul, Deputi Pengembangan Pemuda adalah pilar utama Kemenpora di bidang kepemudaan. Stake holder utama kepemudaan ada di bawah deputi ini. Anggarannya juga cukup besar. Setiap tahun tidak kurang dari Rp 200 miliar

Zainul yakin Asrorun Ni'am akan mampu mengemban tugas ini. Selama memimpin KPAI, Ni'am dinilai sukses. Dengan anggaran yang terbatas tidak lebih dari 10 Miliar per tahun, Ni'am berhasil melakukan mainstreaming perlindungan anak sehingga menjadi isu nasional yang diikuti oleh banyak K/L dan juga swasta.

"Dulu ngurusi anak sekarang naik tingkat ngurusi pemuda. Tentu tantangannya lebih kompleks. Tapi, Insya Allah beliau mampu. Background beliau aktivis dan juga pesantren," kata Zainul.[mla]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :