HOME ยป JAKARTA
JAKARTA
Kamis, 16 November 2017 , 20:03:00 WIB

Gagal Kelola PAUD, Anies Diminta Evaluasi Dinas Pendidikan

Laporan: Andhika Tirta Saputra





RMOL. Anggota Komisi E DPRD DKI Ashraf Ali menilai, pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jakarta sangat buruk.

Akibatnya, pada tahun 2017 separuh dana Bantuan Operasional Pemerintah (BOP) Dana Alokasi Khusus (DAK) tak bisa tersalurkan ke seluruh PAUD di Jakarta. BOP DAK dari pemerintah pusat untuk 3.000-an PAUD di Jakarta nilainya Rp 80 milliar. Tapi tahun 2017 ini hanya bisa disalurkan Rp 50 milliar. Sisanya tertahan karena buruknya pengelolaan PAUD di Jakarta.

"Penyebab tak tersalurkannya BOP DAK PAUD, lantaran banyak PAUD yang masih dikelola masyarakat, tak memiliki alamat tetap, serta tak memiliki izin dari Pemprov DKI," kata Asraf di Jakarta, Kamis (16/11).

Asraf menjelaskan, kondisi PAUD di Jakarta saat ini masih banyak yang menumpang di rumah warga. Bahkan, ada pula yang berlokasi di pos Satpam maupun RT/RW setempat

"Bahkan Pemprov DKI tak bisa memberikan keringanan soal izin terhadap PAUD. Soalnya kalau mau dapat BOP DAK itu harus punya izin. Yah ini izinnya saja tak dikasih," ujar Ashraf.

Lantaran itu, Ashraf menilai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak perlu terlalu banyak menggelar kegiatan-kegiatan acara simbolis sebelum pengelolaan PAUD di Jakarta dibenahi total.

Menurutnya, kegiatan PAUD yang megah dan meriah tapi kondisi di lapangan amat buruk sama saja mempermalukan gubernur. Bahkan Ashraf menilai semestinya Anies memeriksa dan mengevaluasi Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang tergolong gagal mengelola PAUD.

"Ini harus segera dibenahi oleh Pemprov DKI. Sayang kan dana sebesar itu tak bisa disalurkan hanya karena PAUD tak dikelola benar," jelas Ashraf.[mla]
    
 





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :