HOME ยป EKONOMI
EKONOMI
Selasa, 28 November 2017 , 14:58:00 WIB

Gema Keadilan Soroti Carut Marut Pendataan Aset

Laporan: Widodo Bogiarto





RMOL. Gema Keadilan DKI Jakarta menyoroti aset Pemprov DKI Jakarta yang tidak terlacak. Temuan BPK atas aset sebesar Rp 10 triliun di era sebelum kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan kini menjadi tabir yang harus dituntaskan.

BPK sudah merekomendasikan Pemprov DKI dalam kepemimpinan Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk menelusuri kembali aset-aset tersebut, terutama aset tetap seperti tanah dan bangunan.

Ketua Gema Keadilan DKI Jakarta, Ardy Purnawan Sani meminta kepada setiap BUMD yang menerima PMD dari Pemprov harus proaktif menjelaskan ke publik soal dugaan adanya aset DKI yang hilang. Terutama PT Transjakarta yang medapat PMD paling besar setiap tahunnya.

"Transjakarta sebagai BUMD pelat merah yang hampir setiap tahun mendapat PMD dari Pemprov DKI, perlu proaktif jelaskan ke publik soal dugaan adanya aset DKI yang hilang (tidak terlacak) ini. Bukan malah pasif menunggu dipanggil dahulu oleh Gubernur DKI untuk menjelaskan," kata Ardy, Selasa (28/11).

Menurut Ardy, BUMD yang baik pasti menggunakan prinsip good corporate governance, yaitu mengusung asas akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam kinerjanya.

Jika aset hilang ini dibiarkan, kata Ardy, akan menjadi masalah yang bakal menghambat kerja-kerja program Anies-Sandi. Untuk itu, ia mendesak agar segera diusut dan dibuka kepublik sejelas-jelasnya.

"Jika tidak ditemukan kejelasan aset itu, maka akan menjadi masalah baru yang menghambat program gubernur baru," tegas anggota Dewan Kota Jakarta Pusat ini.[dem]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :