HOME ยป POLHUKAM
POLHUKAM
Selasa, 28 November 2017 , 16:48:00 WIB

Sekjen GM FKPPI Klarifikasi Kesalahan Penyebutan Nama Rachmad dan Rahmawati







RMOL. Sekjen PP GM FKPPI, Nurseto Budi Santoso menyampaikan permintaan maaf kepada Rachmad Lasimpara dan Rahmawati, atas penyebutan nama mereka bukan sebagai anak TNI Polri, oleh Panglima TNI  Gatot Nurmantyo, belum lama ini,

Menurutnya, kedua nama tersebut ikut masuk dalam info yang diberikan kepada Panglima TNI, hal tersebut terjadi karena tidak adanya surat keterangan (Skep) orang  tua dan KTA FKPPI  pada saat mereka ada dalam susunan pengurus pusat KB FKPPI.

Padahal, terangnya, PP GM FKPP terbiasa melakukan tahapan seleksi calon Pengurus Pusat dengan tahapan menyiapkan nama-nama untuk di seleksi, menerima berkas calon yang terdiri dari  Surat Permohonan, SKEP Orang Tua, KTA GM FKPPI, KTP, Kartu Keluarga, CV, dan surat-surat pendukung tentang status hubungan orang tua dan anak.

"Namun pada saat pemeriksaan berkas calon pengurus pada tahun 2015 lalu, panitia seleksi tidak menerima Skep orangtua mereka," kata Nurseto dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (28/11).

Sampai dengan saat pelantikan pada 11 Agustus 2015, terangnya, hanya Ketua umum dan 4 wakil ketua yang memiliki data lengkap sesuai standar GM FKPPI.

"Atas dasar hal tersebut dan standart di GM FKPPI,  maka mereka yang tidak menyertai data-data lengkap dapat dianggap belum jelas statusnya sebagai anak TNI-POLRI, bukan sebagai anggota FKPPI dan oleh karena itu seharusnya tidak bisa masuk sebagai Pengurus Pusat KB FKPPI," terangnya.

Namun saat ini, paparnya, semua kekeliruan tersebut telah diluruskan oleh pihak-pihak yang terkait. Atas klarifikasi tersebut, Nurseto pun kembali menegaskan kembali, bahwa atas penyebutan dua nama itu oleh Panglima TNI, adalah sepenuhnya tanggung jawab dia selaku Sekjen GM FKPPI.  

"Untuk itu, bila masih ada hal hal yang perlu diluruskan, saya siap menjelaskan lebih lanjut," katanya.

Sedangkan Ketua PD XIII  GM FKPPI Jawa Timur, Agoes Soerjanto menambahkan, jiwa ksatria tetap harus di utamakan untuk meminta maaf kepada sesama Anak Prajurit.

"Permintaan maaf dan klarifikasi yang dilakukan Sekjen GM FKPPI merupakan cerminan dari sikap ksatria dari seorang anak prajurit," tandasnya. [zul]





BERITA LAINNYA

RUBRIK   :